SEJAWAT 18 Paciran Lamongan

29 Jul

Minggu , 24 Juni 2012

Cycling Warriors (CW), kembali berlaga mengikuti event SEJAWAT seri ke 18 Paciran, kabupaten Lamongan.

Line up pemain CW sudah terisi 8orang antara lain Komandan Adi, Christ, Ronnie , Imam Rozy, Andy MS, Andrew, Rochim, Ari Kc.  Bro Arius batal ikut karena masalah kebugaran (baru datang road show pelatihan daun tembakau di Malang) dan tiket kosong.

Mengawali bangun pagi, dan siap beraksi seperti pencuri ditengah malam. Menjelang pagi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, saat bertepatan gol pertama Spanyol lahir pada laga EURO 2012 (Spanyol vs Perancis), saat kedudukan sementara 1-0. Saat itulah armada mobil L200 pick up(sepeda) dan Avanza(penumpang) sponsored by Ronnie , sudah terparkir di Widjaya Elektrik Jl. Ja Suprapto. Semua pemain CW sudah lengkap, minus Arie yang sudah berangkat duluan menginap disana.

Jersey + Nomor peserta

Si orange pemanasan dulu

Si orange pemanasan dulu

 

CW in action

CW in action

Masih sepi

Masih sepi………

mulai Full

mulai Full

Beach........

Beach……..

 

Kebon cabe

Kebon cabe

Merida 96 trouble

Merida 96 trouble

Ayooo gowesnya dilanjut

Ayooo gowesnya dilanjut

Imam Rozy in action

Imam Rozy in action

Pos 1....Pemandian air panas Brumbung

Pos 1….Pemandian air panas Brumbung

kondis kolam air panas.....perlu perhatian dinas setempat

kondis kolam air panas…..perlu perhatian dinas setempat

Oksigen dulu.....ndan mau kram (peace ndan)

Oksigen dulu…..ndan mau kram (peace ndan)

Ceria....biarpun panas

Ceria….biarpun panas

Menilo Bike Park

14 Jun

Minggu 10 Juni 2012,

 

Menggapai Bukit MAINDU (part 2)

31 Mei

Minggu 27 mei 2012

Kala itu Cycling Warriors (CW) pernah berjumpa……

Kira-kira sudah setahun yang lalu (12 juni 2011)…….menemani sejarah perjalanan gowes ini….Setengah mati merindu, menggapai bukit Maindu 🙂

Setelah lama tak bersua, akhirnya berjumpa…..masih tetap sama….masih tetap indah dan menawan….

Yup…tujuan gowes pagi ini, CW ingin mengenang memories yang tak terlupa. Menjelajah ke desa Maindu, kec Montong kab Tuban. Sekaligus mengenang moment comeback Spez rockhopper merah nya bro Agus Valentino kembali bergabung dengan Warriors.

Dan inilah “Nine Star Warriors” yang siap untuk petualangan pagi ini

1.Komendan Adi Strummer

2.Agus Spez

3.AMS thrill xc 3

4.Andrew Giant orange

5.Dicky KHS

6.Ronald Centurion

7. Imam Rozy Mosso putih

8.Arie Merida TFS

9.Christ Merida 96

Menuju desa Maindu dari kota Bojonegoro biasanya lewat Prambon-Klumpit-Bringin-Maindu-Grabagan-Rengel-Soko-Bojonegoro seperti yang tahun lalu CW pernah arungi. Tetapi agar tidak bosan maka pagi ini, rute reverse(kebalikan). Dimulai dari Soko-Pasar Rengel-naik Grabagan dan pulangnya turun via Klumpit. Terbayang sudah bagaimana nanjaknya ha3x.

Rute Grabagan sudah menjadi langganan gowes bagi CW, seperti nongkrong di cafe aja. CW sudah hapal betul menunya, kalau cumz melihat pasti akan galau tak berujung, gundah gulanan gimana gitu. Tapi kalau sudah pernah mencoba menikmati, ueeeenak pollll.

Jujur melintasi tanjakan grabagan ini butuh stamina prima, kalo tidk sedang top performance bisa repot. Lha, bro Agus Valentino Rossi dan bro Rozy yang lagi drop kondisinya, sudah mulai resah gelisah. ” Kejauhan ini” kata bro Rozy. Mas bro Arie yang ga tau jelas arah tujuan, sudah pengen kembali turun, takut pulang kesiangan. Sudah setengah perjalanan, masa mau kembali. Rintangan lawan tanjakan menghadang yakinlah pada diri, mungkin akan lahirkan legenda hehe (nyontek lagu). Dalam ritme gowes yang cepat , pukul 07.30 akhirnya sampai juga di pertigaan Grabagan (tandanya ada pohon beringin besar ditengah jalan), CW belok ke kiri.

Comebacknya bro Agus

Comebacknya bro Agus Valentino

Jelang menuju arah desa Maindu, pada lap tanjakan , akselerasi sepeda Spez bro Agus Valentino tak terkendali, putuslah rantainya. CW istirahat masuk pit stop, memperbaiki rantai sepedanya yang putus. Gus Im menjadi mekanik yang handal. Sembari melepas lelah, berbagi menu ransum “bontotan”. Takut ga kebagian ransum, om Christ dengan setia meloloh gus Im he3x (emangnya Love Bird).

Sambung rantai dulu

Sambung rantai dulu

Berlanjut mencari Maindu, sedikit rute downhill jalur tanah dan bebatuan lepas akhirnya ketemu, ternyata api abadi yang tak kunjung  padam di tengah persawahan masih ada. Lidah api masih menyala dengan gagah, sayang seribu sayang tempat seperti ini ,luput dari perhatian pemerintah. CW segera mengabadikan tempat ini dengan foto keluarga part 2. CW segera cabut meneruskan perjalanan, karena matahari sudah mulai meninggi.

Api Abadi Maindu

Api Abadi Maindu

komandan GALAU

Komandan GALAU, menunggu rombongan belakang

Eit, jangan slah sangka . Jalur pulang masih merupakan jalur tanjakan yang super super, yaitu tanjakan Bringin naik ke Klumpit via bukit naga. Panas mulai menerpa seluruh raga, CW mulai kehabisan tenaga, paha dan betis udah hampir tak berdaya. Bro Ronald dan bro Dicky tak kuasa menaklukkan tanjakan bukit naga, guratan wajah mereka tampak kelelahan. Cak Andy MS dalam kondisi fit melenggang naik podium minggu ini, diikuti om Christ dan bro Andrew.

Rute kolosal 60km

Rute kolosal 60km

Jalur turunan

Jalur turunan

Nanjak yuk

Nanjak yuk

Turun ke jalur Klumpit, dilanjutkan makan siang bersama di warung makan Prambon dan pulang ke Bojonegoro tercinta dengan selamat. Thank u GOD

CW “Event Go-Ber PLUMPANG”

29 Apr

CW 15.04.12

Cycling Warriors (CW) kembali beraksi. Touring kedua kali yang diikuti CW dalam tahun ini. Setelah sebelumnya SEJAWAT (18.03.12) maka hari ini Go-Ber(Gowes Bersama) di Plumpang, Tuban. CW hadir dalam acara ini bersama ratusan bikers lain antara lain bikers dari klub KSOH , Arsen (2 klub ini merupakan penggagas acara), 777 , BUMD Plumpang, REA REO Bojonegoro, TREX ,….dll. Ada sekitar 15 klub. Ajang kumpul-kumpul ini untuk sekedar mempererat tali silahturahmi sesama bikers.

Rute Gober Plumpang-Offroad

Rute Gober Plumpang-Offroad

Pagi-Pagi benar sebelum ayam jantan berkokok berbunyi tiga kali, BlackBerry CW group sudah berbunyi.

Chat Andrew: “banguuuuuun…..bangunnnn…”

Chat Spider :“sebentar masih eek ga bisa keluar”

Chat AMS : “kok suwi tenan, wes ready di PJ FM aku”

Untuk saling membangunkan agar CW segera ready. Ternyata di halte jemputan terakhir “Widjaya Elektrik” jalan JA Suprapto , CW sudah lengkap antara lain Afak the legend, Christ, Rochim XTR, Imam Rozy, Dicky, Ronnie, Arius, Andy MS, Ronald, Andrew, Imam Spider, Arie, dan komandan Adi. Sedangkan Paklik MaoSin bawa armada sendiri. CW total 14 orang. Armada yang digunakan 2 twin pickup L200 (sepeda) milik Andrew-Ronnie dan Kijang Innova (penumpang) milik Afak.

Karena check list member CW sudah lengkap, maka ketiga armada langsung melaju ke arah Plumpang Tuban, beriringan dijalan pagi yang tenang. Sang Fajar segera tiba, mentari yang muram berganti wajah cerah, bagai wajah seorang perawan tersenyum riang.

Foto keluarga sebelum unloading sepeda

Foto keluarga sebelum unloading sepeda

Tak sampai 30 menit, CW tiba dilokasi pabrik pembakarn kapur PT.Penta Wira Plumpang, Tuban. CW langsung disambut om Goesti (Panitia Tuan Rumah), berjabat tangan “salam goweeees….” Lapangan masih sepi dan segera unloading sepeda, narsis foto keluarga bersama. Kemudian CW dipersilahkan untuk segera mengambil sarapan pagi yang telah disediakan ( telur rebus, gula jawa, kentang+pisang rebus) . Tak lama , para sahabat dari berbagai klub berdatangan, kelihatannya acara Gober (Gowes Bersama) segera dimulai. Benar!! Sambutan dari om Goesti lamat-lamat terdengar sebentar dan start dimulai.

CW siap tempur...eh siap gowes ding

CW siap tempur...eh siap gowes ding

Club lain mulai berdatangan

Club lain mulai berdatangan

Kata Sambutan

Kata Sambutan

Track offroad tanjakan bebatuan langsung menyambut kami di depan mata. Bisa digowes kok..!! CW langsung “mleber dhewe-dhewe” cari irama gowes yang cucok gak menunggumember CW yang dibelakang. Mr Rochim XTR dan Paklik MaoShin langsung full speed kabur kedalam hutan gak tau rimbanya. Yahh, yang punya sepeda fullsusp paling happy, om Christ (merida 96), Sinyo Arius (Chamber elite), Ronnie (Chamber comp) bisa kentul-kentul dapat sajian rute seperti ini melaju kedepan melibas jalan bebatuan terjal, diikuti Pakdhe spider dan Imam Rozy dalam satu kelompok.

Merida 96 fullsus-Spez Chamber

Merida 96 fullsus-Spez Chamber

Pakde spider pede banget hari ini

Pakde spider pede banget hari ini

The legend Afak dan Arie masih tertinggal dibelakang, usut punya usut bro Arie  perutnya sakit, udah kebelet banget…gak ada WC, tengah sawah pun jadi, dengan menenteng 2 botol air mineral Aqua bekal gowesnya,akhirnya  acara hajatan pun dimulai……..mateng! Lha trus minum apa nanti? hadeh he3x.

CW pagi ini kurang beruntung alias apes, baru 1/4 rute  ban depan bro Dicky bocor pula. Dengan dibantu seorang dari team BUMD, akhirnya perjalanan bisa dilanjutkan kembali. Ronald, Andrew, AMS, Dicky, Arie, Afak, komandan dalam satu kelompok. CW terpisah jadi 3 kelompok.

KHS bro Dicky bocor (apes 1)

KHS bro Dicky bocor (apes 1)

Tracknya memang bagus, kita terus melanjutkan perjalanan naik-turun bukit, kemudian menuruni tebing yang curam. Bro AMS, Afak, Arie, Dicky agak ragu melaju dijalur downhill ini. ” Kalo gak yakin jangan turun lho, cari rute alternatif” kata biker lain. Setelah downhill yang curam, kita ketiban apes lagi, sepeda the legend Afak, rem hidraulic XT nya macet. Tidak dapat melanjutkan perjalanan. Dasar apes berkali-kali, gantiaan ban sepeda cak Andy MS (AMS) bocor pula.

Thrill XC bro Andy MS bocor (apes lagi)

Thrill XC bro Andy MS bocor (apes lagi)

DH imoet yang bikin GALAU

DH imoet yang bikin GALAU

Adrenaline Rush

Adrenaline Rush Giant orange

Kemudian kita melanjutkan perjalanan kembali terus melaju melahap track yang tersisa, melewati beberapa turunan yang terjal “hati-hati” kepala bisa bocor, seperti teman biker dari team lain. Terus melaju melewati beberapa sungai, kadang harus angkat sepeda, melewati jalan setapak yng ditutupi semak belukar, dan persawahan, sungguh alam yang luar biasa, kita semua kecil dihadapanNya.

rute XC

rute XC

Paklik Mosin selalu di barisan terdepan

Paklik Mosin selalu di barisan terdepan

Ketemu jalan aspal, dan finish tiba dilokasi kembali. Tetapi ada yang aneh, kelompok 2 CW yang tadi didepan yaitu Christ dkk belum tiba di finish. Ternyata!! nyasar , apes lagi deh.

Di tempat finish dijamu makan siang berupa ikan bakar, bothok bandeng, sayur asem all u can eat, ada hiburan electone juga.

Ikan bakar-Pepes tongkol-Sayur Asem-Sambel kecap All U Can Eat

Ikan bakar-Pepes tongkol-Sayur Asem-Sambel kecap All U Can Eat

Hiburan electone bikin badan bergoyang

Hiburan electone bikin badan bergoyang

CW segera pamit pulang kembali ke Bojonegoro. Tidak kurang satu apa pun, sedikit rintangan yang tak berarti. Sekilas cerita perjalanan CW pagi ini. Tq GOD.

CW “Flying without wing to the Horizon” @Hutan Parengan

9 Apr

Minggu 8 April 2012

Gowes Cycling Warriors (CW) minggu pagi ini agak molor, kayak permen karet. Biasanya dimulai pukul 05.15 jadinya pukul 06.00. Koq bisa? Iya, nunggu om Christ teguh yang baru bangun tidur, bell alarm pengusir mimpi gak bunyi. Tidak ada kata “Ra isa gowes”, apalah arti “menunggu”, tetap ditunggu koq om he3x padahal komandan juga telat…..

Bertepatan dengan hari raya Paskah, libur panjang mulai hari Jumat, membuat banyak rider CW berkesempatan hadir dalam gowes minggu ini. Hampir full team. CW riders : Andrew, Arius, Adi , Christ, Rochim, pak lek Mao Sin, Arie, Imam Rozy, Ronnie, AMS, Ronald.

CW selalu merindu mentari pagi menyapa bumi, merindu embun pagi, merindu hawa sejuk segar. Ah, merindu semuanya. Merindu rute medan offroad hutan parengan yang akan menjadi rut pagi ini. CW pernah beberapa kali singgah disini, bosankah? Menu tetap sama tetapi divariasi diexplore lagi tentu beda sensasinya, kalo perlu ganti posisi, kadang diatas-kadang dibawah. ato direverse bergonta-ganti. Lha ngomong apa ya? ha3x.

Desain rute dimulai dari Raya Parengan-sebelum pasar ada makam umum belok ke kanan offroad nanjak- tembus Raya Pacing onroad- perempatan belok kanan, masuk hutanlagi, belok kanan, terusa kiri, kanan, kiri, kanan, kiri, terus kanan, lurus sampe tembus ke arah KEMANG (ke kiri arah mojomalang) ….hati-hati jangan ikuti petunjuk ini, kesasar.com rambu marka jalan gak pasti hex.

Jalur rute offroad jadi waaapik,  hasil olahan chef Andrew + Imam Rozy. Maknyusssss pokok iwak peyek sego jagung. Aselole. Complete…..bukit-Lembah-, Onroad-Offroad, Uphill – downhill. Keren banget, karena alam telah mendesain sendiri jalur single tracknya sedemikian rupa, menyesuaikan topografi medan, sungguh indah ciptaanNya.

To the Horizon

To the Horizon

CW memulai gowes offroad langsung menanjak menuju garis lurus horizon, di puncak bukit hutan Parengan. Wow….berada di kaki langit…..awan terasa begitu dekat menggelantung di birunya langit. Lalu menyusuri jalur downhill dan uphill di jalur singletrack yang sempit, menerjang kubangan lumpur yang menanjaka melintasi sungai, melewati rimbunnya perladangan jagung,…trus apa lagi ya kok lupa…….

rute downhill mini

rute downhill mini

TTB di jalur kebo

TTB di jalur kebo

Jurus angkat mungkin lebih cepet

Jurus angkat mungkin lebih cepet

Oh iya….saat melintasi jalur lumpur licin yang menanjak, CW mencoba beradu kebolehan satu persatu, teknik handlingharus dikuasai (kira-kira begitulah istilahnya he3x. Lha….tapi CW gak ada yang mampu , cuma mr Rochim aja yang mantab melewati tantangan ini ( kasih 6 thumbs deh,…he3x)

CW terus gowes melaju masuk ke dalam hutan yang sunyi. Harus menerobos medan berlumpur yang sulit dilalui, main angkat sepeda. Main basah-basah juga, basah tubuh ini…basah sepatu ini…ketika melalui sungai yang dangkal. Inilah medan favorite yang paling dinanti.

Sapa yang duluan??

Sapa yang duluan??

 ” Ayooo sopo seng dhisikan “ teriak komendan. miris juga, takut kepleset . Mas bro imam rozy sudah siap di depan membidikkan kamera hapenya. Saat yang lain masih maju mundur miris, tiba-tiba, Uuuuuuwwwih…bro Andrew langsung melakukan solo run, rolinggg terjun…biuuuuuur…, muantabbbs bangeth. (7thumbs) deh, kemudian CW bergantian.

Ayo lho....

Ayo lho....

Abang Ronnie tak ketinggalan beraksi dengan gaya ” flying without wing” . Sinyo Arius juga berani koq,..gak nangis T.T . Dan air sungai langsung terbelah ketika MTB Centurion Ronald menerobos kedalam kubangan he3x.

Terus berlanjut masuk ke hutan mencari arah ke KEMANG(Ke arah MojoMalang). Meluncur dijalur downhill bebatuan, menanjak sedikit, baru ketemu pertigaan Kemang. Memasuki rute inilah yang paling sik asik sik asik untuk ditaklukan, downhill turunan paling menantang. Wuuuuuuz meluncur diturunan single track yang sempit, menikung berkelok-kelok dngan rintangan jembatan darurat. CW full speed , kecepatan nya? 55km/jam, sesekali Om Christ dengan “Merida fullsus” jump shot free style. Tapi sayang rute Kemang ini memakan korban. Sepeda new gress ewes-ewes  “Thrill” XC groupset SLX yang ditunggangi cak Andy AMS masih terlalu liar untuk jalur turunan yang menikung ini. Nyungsep dikit hehehe, ati-ati ya blumjinak sepeda barunya.

Tiba dijalur aspal, sampailah di Mojomalang Bojonegoro. Demikian sekilas cerita CW to the horizon. thank u GOD.

Foto Keluarga @hutan Parengan

Foto Keluarga @hutan Parengan

SEJAWAT seri 17 BOJONEGORO, www.sejawat.com

3 Apr

Minggu, 18.03.2012

SEJAWAT XVII

SEJAWAT XVII BOJONEGORO

Ahaaaiiii…..akhirnya datang juga, setelah dinanti kurang lebih sebulan. Cycling Warriors(CW) akhirnya bisa ikut dalam event SEJAWAT (Sepeda Jelajah Wisata Jawa Timur) di Wisata Tirta Wana Dander Bojonegoro.

sejawat-17-jersey

sejawat-17-jersey

elevasi-sejawat 17 bojonegoro

elevasi-sejawat 17 bojonegoro

Ahh…tapi sayang sedihnya sebuah kebersamaan, di detik-detik terakhir bro Andrew tidak dapat hadir, sebagai yang berjasa besar mempersiapkan dan menghantar CW dalam event ini. Formasi WARRIORS akhirnya berubah menjadi :

  1. Komandan Adi
  2. Christanto Widjaya
  3. Imam Andi Widowo aka Spider
  4. Ronnie Tan
  5. Andy Marvin Sugeng (AMS)
  6. Arius chamber
  7. MI aka Mulia Indarto
  8. Imam Rozy
  9. Ronald Hadi Wijaya
  10. Rochim Gozali (menggantikan Andrew Heryanto)

Dititian pagi yang temaram, dua deru mesin mobil Mitsubisi L-200 super pickup memecah keheningan pagi. Din..dinn….diiin bunyi klakson menggema tanda untuk segera beranjak karena penjemputan datang. Semuanya sudah ready sejak pikul 04.00 WIB , tinggal bro Arius dan Rochim masih ngorok dalam dekapan sang mimpi. Rumah bro Arius masih sepi, pak sopir bro Ronald membunyikan klakson sekali lagi. So gmn donk? ” Eiiiit, sabar sebentar” kata bro Christ. Yup! sambil tengok kanan kiri memasuki halaman rumah yang tidak terkunci, menbangunkan seisi rumah dikira pencuri hehe. bro Arius baru sikat gigi ternyata.

CW langsung ngebut dilintasan jalan raya Dander ala bus Sumber kencono. Brsama deru sang bayu melambai menghembuskan penumpang yang duduk dibak belakang, sampe disanapasti akan kerokan. Ayo tancap teruys….!! karena yang temaram ,ulai beringsut menjadi terang. Hanya butuh waktu sebentar, kira-kira 15 menit untuk mencapai lokasi Taman Tirta Wana Dander.

Jreng…jreng… CW dataaaaang. Langsung aja cepat buka packing sepeda dan sedikit persiapan. Kupon segera dikumpulkan untuk ditukarkan dengan sarapan pagi. Kentang rebus, telur rebus, gula jawa segera disantap untuk menambah energi. Sambutan dari panitia sudah berkumandang menandakan bendera start segera dikibarkan.

Start menggunakan sistem grade. Grade A, B, C sesuai kemampuan dan gaya bersepedanya. ” Ayo..grade A ” teriak komandan. Bagi yang menyukai speed tinggi melibas track grade A sangat cucok. Ups,,,maaf, CW ga ada yang berani. CW ragu dengan kemampuan bikers dari luar kota, takut “diseromdol” dari mburi. Maunya ambil grade C, gowes kemesraan + foto” narsis. Tetapi komendan tetap desperate melaju di grade A meninggalkan yang lain he3x.

Awal Start

Awal Start

Hmmmmm pagi ini mendung, hawa yang sjuk dan keindahan pemandangan alam hutan yang masih asri. Bukit, bebatuan menyatu dalam satu irama lukisan. Kawasan Wisata Tirta Wana Dander juga menyuguhkan track offroad bersepeda unggulan. Jalur tanah, bebatuan, kubangan lu,pur berselang-seling yang sangat licin, “kosel-koseeeellll” harus extra hati-hati.

CW terus melaju melibas track dengan kecepatan konstan, sambil menunggu bro Andy Marvin Sugeng (AMS) yang lagi downgrade, sebagai juru kunci dibelakang. Karena sibuk membidikkan kamera, ambil angle artistik untuk dokumentasi CW untuk kenang-kenangan. Speed trusberhenti buat foto….speed trus berhenti buat foto. Akhirnya KO juga AMS. Ada apa dengan bro Imam Spider?? Kali ini membuat kejutann, yang biasanya dibelakang sekarang jadi TOP speed di depan.

Imam Spider tampil josss hari ini...

Imam Spider tampil josss hari ini…

Tenaga bro Imam Spider kagi memuncak, ceria sekali, sambil bergoyang mengikuti alunan lagu Cherry Belle….Beautiful……kamu cantik 3x…bla bla bla dari ipod bro Mulia Indarto(MI)

Antri.... Antri....

Antri…. Antri….

Fyuuuuuuuh kelelahan mulai terasa, setengah lap telah dilintasi . Sebelum rute menanjak bebatuan terjal, CW istirahat. Sambil bercanda taw, mengeluarkan isi backpack dagangan asongan tuk saling berbagi. Roti, coklat,permen, aqua, kacang, rambutan….

Nanjak dulu

Nanjak dulu

Track uphill bebatuan siap menghadang, dilanjutkan downhill yang silih berganti. Selang beberapa saat kemudian track lumpur menghadang, tanah padat, dan tiba dijalur aspal. FINISH, menyelesaikan rute offroad 21km. Selesai sudah, puas dengan rute ciamik SEJAWAT

Meski tidak dapat doorprise, tpi ada yang so beautiful cinta lokasi. Bro Arius, Ronnie, Imam Rozy antusias dengan moment ini. Pulang makan bakso Gendut, ditraktir sama bro Imam spider yang jadi HERO kali ini. Demikian sekilas perjalanan CW kali ini. Tq GOD

(bersambung)

Cycling Warriors–episode: “FROM ZERO TO HERO”

3 Apr

Minggu , 01-04-2012


Cycling Warriors(CW) minggu ini gowes kemana? Jurang Tempur offroad Rengel Tuban !! “tour of duty” agar jiwa raga kembali berenergi. CW beranggotakan satu kavaleri : Imam Rozi, Ronald, Andrew, Arius, Ronnie, Christ, Spider dan dipimpin langsung oleh komandan Adi. Minggu ini special karena ada kolaborasi dari BOLANG CC 4 orang, independent 2 orang total jenderal 14 orang.

Pagi ini menjadi pagi yang paling cerah penuh romansa untuk dua anggota CW yaitu PakDe Spider dan Sinyo Arius, Tom and Jerry banget …bagai Lou su ai ta mi. Canda tawa, saling ejek menghiasi sepanjang perjalanan menuju kawasan Rengel

“Heeeiiii rute diubah….ape gowes onroad sampe plumpang full speed nek perlu tekan Tuban” kata PakDhe nakut-nakuti Sinyo yang biasanya cengeng.

“Yo ora po po…, paling koe sing Ajuuuuuuuuur” sahut SiNyo

Ayo wani tok pokok’e, keringat e SiNyo Arius wes metu sak kotak-kotak” kata PakDhe lagi

PakDe lagi gaya karena dalam event SEJAWAT 17 Bojonegoro lalu jadi “Zorro” from zero to hero.

Ketika memasuki kawasan PasarRengel belok ke kiri. Medan jalur tanjakan yang terus menanjak. PakDhe tetap PD melesat kenceng…ceng kedepan, unjuk kedikdayaan bersama anak-anak Bolang CC. Blum tau dia!! Kalau jalur ini terus menanjak. Pastilah nafas akan terengah ngos-ngosan. Abang Ronnie sudah memberi aba-aba pada komandan. “Ndan depan time out….” teriaknya. Saat istirahat, tiba-tiba sang HERO PakDhe spider yang gowesnya kenceng, jadi lemes, lunglai…pucat pasi, tertunduk mau semaput (pingsan). Alasan klasik, lagu lama belum sarapan….hehe.

PakDhe spider mau semaut

PakDhe spider mau semaut

CW+Bolang CC

Perjalanan lanjut terus mencari medan offroad. Tetapi kolaborasi ini tidaklah harmoni. Bolang CC sesuai namanya, Bocah Ilang mulai ngawur ambil rute, maen sasak aja. Nyasarlah yang pasti. Saat berada di dataran tinggi, mencari arah ke desa Maibit.  CW kesasar , terjerembab downhill masuk jurang yang sulit dilalui. Jurang menganga, batu-batu besar yang biasanya untuk pondasi bangunan rumah tercecer berserakan. DILEMA!!. Mau kembali atau ikut BOLANG CC yang sudah terjun menuruni bukit.

DILEMA diawal downhill

DILEMA diawal rute downhill

Bolang CC memulai rute downhill

Bolang CC memulai rute downhill

Akhirnya CW kembali untuk cari arah yang lain yang gowesable, tapi tega nian , tanpa pamit Abang Ronnie kabur melarikan diri, balik kucing pulang cari jalur aspal bersama seorang goweser independen.

CW minus abang Ronnie berjuang downhill melawan bebatuan terjal dan bom panas matahari yang terik. CW terus meluncur turun sampai-sampai bau rem cakram yg terbakar tercium tajam, amunisi air juga telah mengering tapi jalur masih terus  panjang dan berbatu.

Heeeemmm hri ini si chmber Ъќ___ nyanyi (y)

Heeeemmm hri ini si chmber Ъќ___ nyanyi (y)

Ayoooooo

Ayoooooo

Rundownnnn

Rundownnnn.......ikut

Akhirnya sampe juga dijalur aspal Maibit, segera CW mencari toko untuk mengisi air minum, istirahat sebentar dan dihibur om Christ mendendangkan lagu bento Iwan Fals. he3x.

Sampe di Prambon kita makan dulu di warung Mbak Tinuk dan kembali ke Bojonegoro tercinta. Demikian sekelumit cerita perjalanan CW. Tq GOD

nb: foto menyusul